Potensi perikanan Nusa Tenggara Timur yang melimpah membutuhkan sentuhan inovasi agar mampu memberikan dampak ekonomi yang maksimal bagi masyarakat luas. Menjawab tantangan tersebut, upaya peningkatan kapasitas keterampilan sumber daya manusia di sektor pengolahan hasil laut kini diwujudkan menjadi program prioritas.
Sejalan dengan agenda peningkatan kesejahteraan keluarga, Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi NTT bersinergi dengan TP PKK mengadakan Pelatihan Pengolahan Ikan. Kegiatan ini difokuskan pada penguatan kompetensi teknis masyarakat untuk menghasilkan produk turunan perikanan yang variatif dan memiliki daya saing jual tinggi di pasaran.
Diselenggarakan di Gedung TP PKK Provinsi NTT, program pelatihan ini melibatkan dua kelompok sasaran yang berasal dari unsur TP PKK Provinsi NTT dan TP PKK Kota Kupang. Kegiatan ini turut dihadiri oleh Wakil Ketua TP PKK Provinsi NTT, Ibu Vera Christina Sirait Asadoma, serta Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi NTT, Ibu Stefania Tunga Boro yang meninjau langsung jalannya proses pemberdayaan masyarakat tersebut.
Dalam sesi praktik intensif, para peserta dibimbing untuk memproduksi tiga jenis olahan unggulan perikanan, yakni abon ikan, bakso ikan, dan nugget ikan. Guna memastikan keberlanjutan produksi kelompok, kegiatan ini juga diiringi dengan penyerahan bantuan sarana prasarana berupa mesin vacuum sealer beserta plastik kemasan vakum. Dukungan fasilitas pengemasan ini bertujuan untuk menjaga kualitas serta daya tahan produk agar memenuhi standar pasar, yang pada akhirnya bermuara pada lahirnya wirausaha-wirausaha baru yang mandiri di sektor perikanan.








